
Ambil minyak cengkeh untuk menenangkan rasa sakit gigi dan juga untuk mengobati penyakit pernapasan dan pencernaan. Telah lama dipercaya memiliki efek antikanker juga.
Apa itu minyak cengkeh?
Minyak cengkeh adalah minyak esensial umum yang berasal dari cengkeh yang dapat dibeli di apotek ,sering berada di bagian pertolongan pertama. Minyak ini digunakan sebagai anestesi lokal untuk sakit gigi, serta membantu sakit maag.
Minyak cengkeh memiliki antibakteri, sifat antiflamasi dan antioksidan serta aktifitas antikanker. Cengkeh adalah sejenis rempah-rempah yang berupa kuncup yang belum terbuka/ kering dari pohon cengkeh;tunas pohon, batang dan daun juga digunakan untuk membuat minyak cengkeh. Senyawa yang membawa aroma khas dari cengkeh ini adalah eugenol.
Baca juga: Jangan abaikan 5 tanda dan gejala mulut,berbahaya
Minyak cengkeh untuk obat sakit gigi
Di apotek menjual berbagai produk yang mengandung eugenol yang dapat menenangkan sakit gigi. Anda juga dapat mengurangi sakit gigi dengan obat tradisional yang Anda buat sendiri, yaitu dengan menghancurkan cengkeh dengan ulekan dan menambahkan sedikit minyak zaitun, langkah ini hanya untuk memberikan bantuan sementara. Bagaimanapun juga penting untuk pergi ke dokter gigi sesegera mungkin. Perhatikan juga bahwa minyak cengkeh dan produk yang mengandung eugenol dapat menyebabkan iritasi pada beberapa orang dan apabila digunakan dalam jumlah besar/over dosis, minyak cengkeh dapat menjadi racun dalam tubuh.
Studi medis dan penelitian tentang minyak cengkeh
Beberapa penelitian menemukan bahwa eugenol adalah poten antibakteri dan antioksidan,sebuah fakta yang menyumbang penggunaan cengkeh sebagai pengawet makanan. Efektivitas cengkeh sebagai anestesi lokal telah diteliti dalam beberapa penelitian; Dalam sebuah studi tahun 2006 di Universitas Kuwait, misalnya;minyak cengkeh bekerja serta benzocaine anestesi lokal sintetis di mati rasa nyeri sakit gigi. Pada tahun 2011, para peneliti di University of Vale do Itajai, Brasil menemukan bahwa cengkeh meningkatkan produksi lendir dilapisan lambung, melindungi terhadap ladang perut. Hal ini juga sebagai ekspektoran, mendorong produksi lendir dalam sistem pernapasan dan memudahkan batuk/ meringankan batuk berdahak.
Minyak cengkeh dan kanker
Telah lama menduga bahwa cengkeh dapat memiliki efek dan antikanker. Ilmu pengetahuan modern tampaknya mengkonfirmasikan hal tersebut. Pada tahun 2006 peneliti dari Chittaranjen National Cancer Institute di India melaporkan bahwa eugenol menghambat pertumbuhan tumor kanker paru-paru pada tikus. Dan tahun 2011 sebuah studi dilakukan oleh IILM Institute di India menemukan bahwa di laboratorium minyak cengkeh menyebabkan sel kanker menghancurkan diri sendiri sementara meninggalkan sel darah normal tanpa cidera. Penelitian ini masih berlangsung.
Tahukah Anda?
- Minyak cengkeh telah digunakan selama berabad- abad oleh penyembuh ayurvedic di India untuk mengobati pernapasan dan penyakit pencernaan.
- Cengkeh berasal dari Indonesia dan sekarang juga dibudidayakan di Srilanka dan Afrika Selatan.
Sumber: besthealthmag
Sangat bermanfaat... nice info...
ReplyDelete