Monday, 16 November 2015

SEMBUHKAN KANKER dan TEKANAN DARAH TINGGI dengan Bawang Putih, Begini Carany! SHARE INFO INI AGAR BERMANFAAT UNTUK SEMUA


Tidak hanya untuk penyedap makanan dan melawan pilek, bawang putih juga dapat membantu melawan kanker, dan menurunkan tekanan darah.Ini buktinya!


Bawang putih dalam memerangi kanker dan tekanan darah tinggi.
 Bawang putih(Allium Sativum) telah lama menjadi andapan diet sehat di seluruh dunia. Kemungkinan besar Anda pernah mendengar bahwa bawang putih berfungsi sebagai obat alami, juga digunakan untuk melawan pilek atau flu. Sejak tahun 1858, bawang putih telah terbukti mampu membunuh bakteri. Penelitian modern menunjukkan bahwa bumbu ini populer bisa membantu melawan penyakit utama tekanan darah tinggi dan kanker.

Cara kerja bawang putih sebagai obat alami
Aroma bawang putih sudah tercium mulai dari Anda mengupasnya dan akan lebih kuat lagi aromanya ketika dipotong atau ditekan. Dilansir dari besthealthmaq, enzim dalam siung bawang putih disebut elliinase berinteraksi dengan bahan aktif bawang putih, allicin dijuluki"antioksidan yang paling kuat di dunia". Oleh para peneliti di Queen's University mengubah aroma dan rasa pada bawang putih ini menjadi senyawa sulfur yang kuat yang ketika dimakan, menetralisir setiap radikal bebas berbahaya dalam tubuh dalam nanodetik.

Manfaat bawang putih untuk kesehatan
Memotong atau menekan siung bawang segar dan menambahkannya pada masakan atau memakannya langsung setidaknya sekali seminggu dapat mengurangi resiko kanker usus besar. Untuk menurunkan tekanan darah, setidaknya makan satu siung bawang putih segar setiap hari.

Suplemen bawang putih dengan tingkat standar allicin mungkin menjadi alternatif yang baik jika Anda ingin menghindari aroma bau bawang putih. Tetapi berhati-hatilah;sebuah ulasan dari US Watchdog Group Cencer For Science di Amerika Serikat menemukan bahwa suplemen memberikan jauh lebih sedikit allicin dari label yang mereka janjikan.

Baca juga: memakai bra dapat memicu kanker

Bawang putih untuk mencegah kanker
Berdasarkan penelitian pada tahun 1994 yang dilakukan oleh Lowa Women Health Study  di University of Minnesela meneliti kesehatan 41.387 wanita Lowa selama lima tahun dan bertanya asupan 127 makanan umum. Mereka yang makan bawang putih (segar/bubuk) setidaknya sekali seminggu memiliki 35 persen lebih rendah mengembangkan kanker kolorektal, penyebab utama kematian di Amerika Serikat, Australia dan Eropa. 13 tahun kemudian seorang peneliti Soung NT Ngo dari University of South Australia meneliti bawang putih dan kanker kolorektal dan menyimpulkan bahwa asupan tinggi bawang putih mentah atau dimasak mungkin memang memiliki efek perlindungan.
Untuk memperkuat kabar baik tersebut; penelitian yang dilakukan oleh 11 laboratorium yang menemukan kemampuan antikanker pada bawang putih, yang mencakup memblokir pertumbuhan sel, mendorong sel kanker mati, meningkatkan aktifitas enzim melawan kanker dan menekan enzim kanker. Penelitian lab juga menyarankan bahwa bawang putih dapat memperlambat/ menghentikan tumor di prostat, perut, dan jaringan kandung kemih menurut America Institute For Cancer Research.


No comments:

Post a Comment